The Extraordinary Adventures of Adèle Blanc-Sec

Director: Luc Besson
Writers: Luc Besson (screenplay), Jacques Tardi (comic books)
Stars: Louise Bourgoin, Mathieu Amalric, and Gilles Lellouche

Berangkat dari tokoh komik, Adèle Blanc-Sec mungkin tidak setenar tokoh komik Eropa lainnya seperti Tintin dan Asterix. Sebenarnya ia sama saja dengan tokoh komik Eropa lain: seorang petualang. Yang membedakannya, mungkin pula ini alasan Luc Besson menyutradainya, adalah Blanc-Sec seorang rebel. Awal abad 20, wanita tidak seharusnya bepergian sendiri ke bagian dunia lain menunggang unta, menjarah makam, dan berbicara sarkas di depan laki-laki.

Bayangkan Indiana Jones si Amerika, nah Adèle Blanc-Sec adalah Indy versi wanita, wanita Perancis. Seperti Perancis-Perancis lainnya, Adèle adalah seorang yang sentimentil. Dalam film ini ia ke mencuri mumi, menyamar, menunggang burung purba, membangkitkan Firaun dan seluruh kroninya, mencelakakan banyak orang, bukan untuk keselamatan dunia, tapi hanya demi menyembuhkan kakak kembarnya. Klise? Tunggu sampai kalian melihat penyebab sang Kakak celaka.

Inti cerita ini, petualangan Adèle Blanc-Sec menghadapi bermacam tantangan demi menyembuhkan kakaknya. Sebenarnya kata petualangan di sini harus diragukan, karena 90% scene berada di Paris, 9% di Mesir, dan 1% di kamar mandi (hey, ini film Perancis, kau pasti akan melihat nipple pemeran perempuan). Yang jadi daya tarik film ini (selain adegan bathtub) adalah beragam twist yang tidak bosan disuguhkan oleh sutrada Luc Besson hingga penghujung Credit Title, kalian harus menyaksikan sendiri twist terakhir dan yang paling epik, serius, di film ini.

Yang sangat disayangkan dalam film ini adalah efek CGI yang dipakai sangat-sangat jauh dari bagus. Beruntung kualitas rendernya lumayan prima sehingga tidak tampak seperti efek film kelas B masa kini. Sangat disayangkan mengingat mereka menghabiskan bujet kurang lebih sebesar 25 juta Dolar Amerika.

Kalian yang rajin mengikuti drama dan atau komedi Perancis jangan khawatir film ini kehilangan touchnya sebagai film Perancis. Ada narasi awal khas film Amelie, dan tentu saja ada tokoh Polisi dan Politisi yang tidak becus menjalankan tugasnya. Sangat Perancis.

Daya tarik utama film ini kembali kepada Adèle Blanc-Sec, seorang reporter cantik bermental pemberontak. Ia mampu menjalin semua benang merah dalam film ini dengan kecantikan seorang lady, kemandirian seorang feminis, dan mulut sekasar naga. Louise Bourgoin tampil sempurna memerankan Blanc-Sec. Ia terlihat sangat tangguh sekaligus seksi dalam gaun panjang, scarf, dan topi bundarnya. Mengingatkan kita kalau penjarah makam seksi tidak harus memakai hot pants seperti Lara Croft.

2 Replies to “The Extraordinary Adventures of Adèle Blanc-Sec”

Leave a Reply to Andri Permana Cancel reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.