Feist’s How Come You Never Go There

Pertama kali menonton clip ini saya kaget dengan betapa panjangnya rambut Feist. Tengok, jadinya cenderung menyeramkan dengan doktrin kuntilanak yang saya terima sejak kecil. Hahha.. Tapi ini Feist, si cantik dengan suara unik ini punya clip baru untuk single How Come You Never Go There yang diambil dari album terakhirnya Metals yang sudah pernah direview oleh Diantra. Sejak fase promo sebelum Metals dirilis, saya sudah mengira bahwa album ini akan minim warna. Pun begitu dengan clip ini. Feist berada di tengah-tengah hutan dengan nuansa hitam-putih, menyanyi sambil membiarkan rambut panjangnya bermain dengan angin dan kabut di sekitarnya. Tapi ini Feist, saya dengarkan lagu-lagunya sambil tutup mata, jadi clipnya cukuplah bisa mewakili si lagu. Apalagi nuansa monokromnya, saya cinta monokrom. Think I should go there sometime, buat uji nyali misalnya. Tapi serius, saya tonton berkali-kali juga masih ragu antara itu Feist, Yoko Ono atau Sadako Yamamura.

Author: Andri Permana

Music and movie enthusiast.

1 thought on “Feist’s How Come You Never Go There”

Leave a Reply